Rapat Koordinasi TAPM Se-Kalimantan Timur Bulan April 2026
Rapat Koordinasi (Rakor) rutin bulanan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting pada hari Senin 6 April 2026 mulai pukul 11.00 wita. Rakor ini diikuti oleh seluruh TAPM 7 kabupaten di Kalimantan Timur dipimpin langsung oleh Koordinator Provinsi Bpk. Rismet Mulya. Sebagai media koordinasi rutin, dalam Rakor kali ini masing-masing PIC Provinsi, Bpk. Chaidir Ukkas, Ibu Danuk Nugrahani, dan Bpk. Meidy Perangin Angin menyampaikan progres untuk masing-masing PIC yang diemban untuk mendapatkan umpan balik dan informasi penyampaian dari masing-masing kabupaten.
Beberapa pokok bahasan yang disampaikan dalam Rakor kali ini meliputi; target capaian kinerja triwulan 1 di masing-masing PIC data; beberapa hal penting yang harus diselesaikan atau target di bulan April 2026; tugas pemeringkatan BUMDes yang harus selesai sampai dengan tanggal 18 April 2026, dan kemudian menyusun RKTL untuk pemeringkatan ini; serta untuk tindaklanjut progres salur Dana Desa 2026 di masing-kasing kabupaten.
Progres untuk Kabupaten Berau sampai dengan tanggal 2 April 2026, sudah ada 28 kampung yang sudah cair/masuk ke rekening kampung Dana Desanya dengan total dana sebesar Rp. 4.293.717.200,-. Masing-masing ada 2 kampung di Kecamatan Kelay, 6 kampung di Kecamatan Talisayan, 8 kampung di Kecamatan Sambaliung, 3 Kampung di Kecamatan Gunung Tabur, 1 Kampung di Kecamatan Pulau Derawan, 2 kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, 1 kampung di Teluk Bayur, 1 kampung di Kecamatan Maratua, 3 kampung di Kecamatan Batu Putih, dan 1 kampung di Kecamatan Biatan. Belum ada kampung di Kecamatan Segah yang cair Dana Desa 2026-nya sampai tanggal 2 April 2026 ini.
Sampai dengan hari ini ada 5 kampung yang proses pencairan di KPPN sehingga setidaknya bisa ditarget 5 kampung lagi yang akan cair sampai dengan Jumat tanggal 10 April 2026 mendatang. Selanjutnya ada 62 kampung yang sudah penetapan APBKam lengkap dengan penomoran Perkamnya, dan ada 56 kampung diantaranya sudah lengkap dengan penetapan pagu pada 8 sasaran prioritas Dana Desa 2026.
Di Kabupaten Berau sampai dengan akhir tahun 2025, ada 92 kampung yang telah melaksanakan Rembuk Stunting sebagai forum musyawarah kampung untuk merumuskan aksi konvergensi penurunan stunting, yang menjadi acuan RKPDes 2026. Fokus dari Rembuk Stunting ini adalah identifikasi penyebab (kurang gizi, sanitasi), intervensi spesifik/sensitif, serta penguatan komitmen lintas sektor guna mencapai target penurunan angka stunting baik untuk kabupaten maupun nasional.
Bahasan terakhir adalah PIC Bidang Pendataan dan Informasi sebagai bagian desiminasi proses pendampingan TPP di setiap jenjang yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari evaluasi kinerja pendamping. Ketersediaan media informasi online di masing-masing kampung dampingan juga menjadi bagian penting dalam proses desiminasi. Sampai saat ini di Kabupaten Berau tercatat sudah ada 38 kampung yang mempunyai website/situs online baik berupa website umum maupun yang telah terintegrasi dalam platform Sistem Informasi Desa. Sisanya perlu difasilitasi untuk membuat website minimal berupa blog informasi di blogger.com agar dapat memaksimalkan penyampaian informasi kegiatan-kegiatan di kampung dari pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masayarakat Desa dari Dana Desa ini.


Komentar
Posting Komentar