Rembuk Stunting Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung
Sebagai rangkaian kegiatan penurunan Prevelensi Stunting di Kampung-Kampung di Kabupaten Berau, Rembuk Stunting kali ini diadakan di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung 28 Oktober 2025 di Kantor Kampung Bena Baru. Hadir dalam pertemuan ini kader KPM Kampung, 10 orang Kader Posyandu, Anggota BPK, dan Ketua PKK Kampung Bena Baru, serta beberapa aparatur kampung yang terlibat membantu pelaksanaan rembuk stunting ini. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Kampung Bpk. Nyelung Jalin. Beliau menyampaikan bahwa rembuk ini penting sebagai bagian dari proses perencanaan yang ada di kampung. Di kesempatan rembuk ini harapannya kebutuhan dan kendala pelaksanaan kegiatan di lapangan serta usulan-usulan kegiatan dapat tersampaikan.
Dalam kesempatan ini kader posyandu juga menyampaikan permasalah terkait pemberian makanan tambahan (PMT) di posyandu yang dananya tidak sebanding dengan jumlah anak, jumlah partisipasi sararan yang hanya 50%-an yang datang ke Posyandu, serta keengganan menerima PMT karena adanya persepsi bahwa yang menerima PMT adalah anak yang stunting. Hal ini menjadi 'PR' kita semua pelaku di lapangan agar bisa memberikan pemahaman yang tuntas apa dan bagaimana stunting itu sehingga di masyarakat tidak salah persepsi seperti ini.
Sebagai wadah musyawarah partisipatif masyarakat, rembuk stunting menjadi hal penting yang dilakukan antara pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan semua masyarakat yang ada di kampung untuk dapat membahas dan merumuskan program pencegahan dan penurunan stunting yang mungkin saja terjadi. Tujuan dilakukannya rembuk ini semata-mata untuk dapat mengidentifikasi masalah stunting, menyusun rencana aksi yang dapat dilakukan, membangun komitmen bersama, serta mengintegrasikan program penanggulangan stunting ke dalam perencanaan desa seperti RKP dan APBKam.
Semoga rangkaian kegiatan rembuk stunting yang diadakan di kampung seperti ini perannya dapat maksimal untuk dapat mencegah dan menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Berau ke depannya.

Komentar
Posting Komentar